LUBUKLINGGAU – Institut Agama Islam (IAI) Silampari mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Wisuda 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 29 Oktober 2026. Langkah awal persiapan ditandai dengan rapat penyampaian Surat Keputusan (SK) Panitia Wisuda sekaligus pembagian Penanggung Jawab (PJ) kegiatan yang berlangsung di kampus IAI Silampari, Selasa, 6 Oktober 2026.
Rapat tersebut menjadi tahap awal untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi antarpanitia. Dalam pertemuan itu disampaikan susunan kepanitiaan, pembagian tanggung jawab pada masing-masing bagian, serta uraian tugas yang menjadi acuan dalam mempersiapkan rangkaian pelaksanaan Wisuda 2026.
Rapat dihadiri Wakil Rektor I Bidang Akademik Dr. Muhammad Faizul Amirudin, M.Pd.I., Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Dr. Fitriyani, M.Pd., Ketua Panitia Wisuda Nevi Laila Khasanah, M.B.A., serta jajaran panitia dan Penanggung Jawab (PJ) kegiatan.
Wakil Rektor III Dr. Fitriyani, M.Pd., menekankan pentingnya membangun koordinasi sejak tahap awal. Menurutnya, setiap bagian perlu saling berkomunikasi dan memahami tugas masing-masing agar seluruh persiapan dapat berjalan terarah.
Ia juga mengingatkan panitia untuk menjadikan pelaksanaan wisuda sebelumnya sebagai bahan evaluasi. Berbagai pengalaman dan kekurangan yang ditemukan pada pelaksanaan sebelumnya diharapkan dapat menjadi pembelajaran sehingga persiapan tahun ini dapat dilakukan dengan lebih baik.
“Yang paling penting kita saling berkoordinasi dan saling melengkapi. Apa yang menjadi kekurangan pada wisuda sebelumnya kita jadikan bahan pembelajaran agar tidak terulang kembali. Jangan sampai terjadi miskomunikasi di antara panitia,” ujarnya.
Dr. Fitriyani menambahkan, Wisuda 2026 memiliki perhatian khusus karena pelaksanaannya akan beriringan dengan agenda launching IAI Silampari. Kondisi tersebut membuat koordinasi antarpanitia dan pihak terkait menjadi semakin penting agar kedua agenda dapat dipersiapkan dengan baik tanpa terjadi tumpang tindih dalam pelaksanaannya.
Menurutnya, setiap panitia maupun PJ perlu memahami alur kerja dan tanggung jawab masing-masing. Koordinasi juga perlu dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya ketika muncul persoalan, sehingga berbagai kebutuhan dapat diantisipasi sejak awal.
Sementara itu, Wakil Rektor I Dr. Muhammad Faizul Amirudin, M.Pd.I., menyampaikan bahwa rapat awal tersebut menjadi bagian penting dalam membangun persiapan yang terstruktur. Ia mendorong seluruh panitia untuk menjalankan tugas sesuai tanggung jawab yang telah disepakati serta menjaga komunikasi selama proses persiapan berlangsung.
Menurut Dr. Faizul, wisuda merupakan agenda institusi yang melibatkan banyak unsur sehingga membutuhkan kerja sama antarpihak. Setiap bagian diharapkan memahami perannya, saling mendukung, dan segera menyampaikan apabila terdapat kebutuhan maupun kendala dalam proses persiapan.
Ia juga mengingatkan agar setiap persiapan dilakukan secara bertahap dan tidak menunggu hingga mendekati hari pelaksanaan. Dengan waktu yang tersedia, masing-masing bagian diharapkan dapat menyelesaikan tugas sesuai tahapan sehingga perkembangan persiapan dapat dievaluasi pada rapat berikutnya.
Ketua Panitia Wisuda Nevi Laila Khasanah, M.B.A., dalam rapat tersebut menyampaikan pembagian Penanggung Jawab (PJ) sekaligus uraian tugas masing-masing bagian. Pembagian tersebut dilakukan untuk memberikan kejelasan mengenai tanggung jawab setiap personel selama tahapan persiapan hingga pelaksanaan wisuda.
Nevi menjelaskan, pembagian tugas yang jelas menjadi salah satu unsur penting dalam memastikan berbagai kebutuhan wisuda dapat dipersiapkan secara terkoordinasi. Setiap PJ diharapkan memahami tanggung jawabnya sekaligus aktif berkomunikasi dengan bagian lain, terutama pada pekerjaan yang saling berkaitan.
Ia juga mengajak seluruh panitia membangun kerja sama sejak awal. Dengan pembagian tugas yang terarah dan komunikasi yang baik, berbagai kebutuhan teknis maupun nonteknis dapat dipersiapkan secara bertahap.
Rapat tersebut merupakan tahap awal dan belum menjadi rapat final persiapan Wisuda 2026. Panitia akan kembali menggelar rapat lanjutan untuk mengevaluasi perkembangan persiapan sekaligus membahas sejumlah kebutuhan secara lebih rinci, termasuk teknis pelaksanaan, susunan acara, pembagian pekerjaan, dan hal-hal lain yang berkaitan dengan pelaksanaan wisuda pada 29 Oktober 2026.
Melalui tahapan awal ini, IAI Silampari berupaya membangun koordinasi kepanitiaan secara lebih terarah agar pelaksanaan Wisuda 2026 dapat berlangsung tertib dan lancar. Terlebih, wisuda tahun ini menjadi momentum penting bagi institusi karena berlangsung beriringan dengan agenda launching IAI Silampari.
